Trik merawat Sabung Ayam Aduan bangkok Siap Tarung

Ayam yang berasal dari dataran Thailand ini memang sudah terkenal memiliki performa yang bagus. Sabung Ayam jenis ini kadang sudah wajar jika memperindah setiap pertarungan yang diadakan oleh warga desa diseluruh wilayah Indonesia. Tidak sedikit kelompok masyarakat pecita ayam aduan dan mereka kendati sering mendapatkan omzet dengan mencapai ratusan juta. Ayam aduan ini pun tentu dengan peliharaan lain, harus melalui perawatan yang indah. Baik dari segi asupan makanan hingga latihan di setiap waktunya agar menjadi ayam yang bagus. Ayam persaingan yang bagus kriterianya adalah memiliki cara berjalan dengan baik, gesit, dan lincah. Untuk mendapatkan ayam aduan yang seperti itu, kadang disaran
kan ketika mengawinkan lewat menelaah indukan yang sama-sama bagus, mulai dari perempuan hingga nyali besar. Keduanya tidak boleh memiliki kelainan serta tidak boleh dalam kondisi sakit. Nah baru begitu ayam persaingan berusia sekitar tiga hari, biasanya di dalam umur dengan segini ayam aduan lumayan gesit-gesitnya. Pada usia dengan seperti tersebut, sebenarnya telah dapat dilihat nantinya mana saja ayam yang punya performa indah. Salah satu caranya merupakan kebiasaan suka berjuang secara sesama anakan dengan lainnya.

1. Pemberian Makanan & Melatih

Pada usia tiga bulan, biasanya ayam dengan memiliki postur tetap(hati) serta kecil inilah dengan nantinya dapat belari secara pandai dan kencang. Nah dalam umur yang megah tersebut, ayam aduan disarankan diberi asupan makanan dengan memiliki gizi lebih. Diantaranya beras merah, jagung, maupun kedelai. Yang paling penting asupan makanan harus berasal daripada protein tinggi buat berkembang dan berkembang dalam ayam aduan tersebut. Nah makanan dengan sumber protein yang lain yang terkenal merupakan potongan ikan. Penting sebenarnya meluluskan makan ayam persaingan dikau dengan jenis santapan ini, namun hendaknya dikasih satu minggu sekali saya. Mempertimbangkan kandungan protein dengan dimiliki oleh ikan samudra luar biasa tinggi, ikan samudra dengan diberikan untuk makanan si ayam aduan disarankan sedang ada darahnya serta tidak perlu dicuci. Diatas adalah rincian makanan dengan disarankan untuk diberikan terhadap si ayam aduan tatkala memasuki umur tiga hari. Buat selanjutnya mungkin bisa melepaskan selingan berupa latihan fisik kepada si ayam persaingan. Namun latihan fisik dengan dilakukan jangan terlalu lambat, mengingat umur dengan dimiliki ayam aduan sedang tiga bulan. Maksimal guna pada setiap harinya berkisar 4 sampai lima menit saja.

2. Jaga Kebersihan Kandang

Selain itu kebersihan Kandang pula harus dijaga kendati ayam aduan selalu sejahtera dan terhindar dari masalah kesehatan. Sesuatu ini terkadang dianggap hal yang sepele akan tetapi bersungguh-sungguh penting untuk mendapatkan ayam bangkok yang panggak serta tangguh.

3. Persembahan Ayam Bangkok Agar Bernafsu

Nah bagaimana jika memiliki ayam yang ternyata kurang agresif? caranya adalah secara diberi asupan makanan berupa burung kecil yang telah disembelih dan dibersihkan dari bulu-bulu yang menempel tersebut. Sesudah bersih barulah burung imut itu dihancurkan agar mempermudah ayam aduan memakannya. Diberi makanan tersebut rutin setiap seminggu sekali dan ayam aduan akan menunjukan kemajuannya. Untuk latihan fisik sesungguhnya lebih baik dilakukan pada beberapa waktu.

4. Latihan Fisik

Latihan fisik tersebut dapat dilakukan saat pagi hari, siang hari, dan sore hari. Pagi hari dilakukan olahraga ringan diantaranya diletakkan di tempat lapang yang terbuka dan luas, untuk selanjutnya disediakan lokasi untuk melompat kecil tanpa lupa setiap pagi hari dan setiap hari ayam harus dimandikan secara simpel. Hal ini dikarenakan buat menjaga tubuh ayam biar tetap segar dan bugar serta selalu semangat serta lincah setiap harinya. Untuk latihan siang biasanya menghendaki untuk meningkatkan mental petarung untuk si ayam perlawanan tersebut – situs poker online terpopuler.

Mental petarung siap ditumbuhkan dengan mengadakan persaingan kecil-kecilan dengan ayam persaingan lain. Hal ini berhajat melihat dan menumbuhkan tingkah laku petarung yang hebat menurut ayam yang sedang diadu. Namun, ayam tersebut bukan dilepaskan dua-duanya, karena tersebut hanyalah latihan saja. Jadi ayam yang satu, yang bertindak sebagai lawan diletakkan dalam kurungan, dan yang satunya lagi, ayam dengan ingin dilihat mental petarungnya itu dibebaskan. Nah disinilah akan terlihat bagaimana cara si ayam melakukan turnamen. Untuk latihan pada sore hari, biasanya ayam dilatih untuk berlari yang kencang dengan cara kaki diikat dengan tali. Dan ditarik oleh pemiliknya. Selain diajarkan cara berlari namun juga ditumbuhkan sikap garangnya dan keagresifannya. Nah, guna latihan pagi, siang, & sore jangan sampai dikerjakan dalam satu hari. Sebab nanti akan membuat ayam kelelahan dan staminanya bakal turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *